image

Baca jurnal ini nemu sesuatu yang menarik. Ada pembahasan tentang cara mengoreksi siswa ketika melakukan kesalahan dalam berbahasa Inggris, yaitu: teacher correction technique dan self-correction technique.

SITUASI 1

Guru: Okay, can you tell me, how do you come here? (Oke, katakan padaku, bagaimana kamu datang ke sini?)

Siswa A: I am come here by train. (Aku datang ke sini naik kereta api –Namun struktur kalimatnya salah).

Guru: No, it’s wrong. You have to say I come here by train. Not I am come. (Tidak seperti itu, kamu salah. Kamu harusnya mengatakan I come here by train, bukannya I am come).

SITUASI 2

Guru: Okay, can you tell me, how do you come here? (Oke, katakan padaku bagaimana kamu datang ke sini).

Siswa A: I am come here by train. (Aku datang ke sini naik kereta api –Namun struktur kalimatnya salah).

Guru: Then, any else? (Bagaimana dengan yang lain?”

Siswa B: I come here by bus. (Aku datang dengan bus).

Guru: B, you come here by bus. (B, you come here by bus –Guru melakukan pengulangan struktur yang benar). 

Guru: So, A, how do you come here? (Lalu, kembali bertanya pada A, bagaimana kamu datang ke sini?)

Siswa A: I come here by train. (Aku datang ke sini naik kereta –Mengulang dengan struktur yang benar).

Guru: Okay, then, you come here by train (look at A) and you come here by bus (look at B) and I come here by motorcycle. (Oke, A datang ke sini naik kereta api dan B naik bus dan aku naik motor).

Situasi 1 menggunakan teacher correction, apabila guru mengoreksi siswa saat dia berbicara, maka bisa saja timbul keengganan untuk menyampaikan pendapatnya di lain waktu. Ia bisa merasa malu atau takut salah.

Situasi 2, guru mengetahui kesalahan siswa dan mencari jawaban yang lebih baik dari siswa lainnya, setelah menemukannya, guru kembali mengulangi kalimat yang tepat (self-correction). Nah, dalam hati, siswa akan diam-diam memperbaiki kalimatnya dan mengingatnya dengan jelas.

Jadi, pilih yang mana?

Apapun pilihan guru, sebaiknya guru melihat kondisi kelas dan kepribadian siswa. Karena, ada siswa yang mudah menerima teacher correction namun ada juga yang membencinya, begitu pula, ada siswa yang mengerti ketika diberi treatment self-correction namun ada juga yang cuek saja. Selamat belajar!

Terimakasih sudah membaca 😊

Jangan lupa untuk like, comment, bookmark dan share ya.. 

Iklan