Salah satu cara untuk membedakan antara tes (test) dan penilaian (assessment) dalam pengajaran (teaching) adalah dengan mengetahui dan membedakan antara penilaian informal dan formal.

Penilaian informal (informal assessment) memiliki banyak bentuk, biasanya terjadi begitu saja tanpa direncanakan, seperti memberi komentar atau tanggapan selama proses pembelajaran

Contohnya, seorang guru bisa mengatakan “Nice job!” “That’s awesome” terhadap jawaban siswa.

Atau ketika guru mengomentari, “Did you said can or can’t?” “I think I will be better if you said, you forgot it, not you forget it.” 

Bahkan ketika guru memberikan tanda senyum saat mengoreksi tugas siswa.

Penilaian informal tak hanya meliputi hal di atas. Penilaian informal dapat dilakukan di kelas ketika siswa mengerjakan tugas namun tidak merekam hasil atau memberi penilaian akhir. 

Contohnya, kita bisa memberikan komentar kecil dalam draft tulisan/esai yang siswa buat agar bisa direvisi, memberikan penjelasan yang baik tentang bagaimana cara mengucapkan suatu kata saat mereka melatih diri, memberikan saran atau trik mengerjakan tugas membaca atau memberikan saran bagaimana seharusnya membuat catatan menarik dengan pemberian warna atau membuat mapping.

Di sisi lain, penilaian formal (formal assessment) memiliki prosedur yang spesifik untuk melihat sejauh mana pengetahuan dan ketrampilan siswa. Penilaian formal bersifat sistematis, memiliki teknik yang terstruktur untuk menilai pencapaian siswa.

Apabila diibaratkan dalam permainan olah raga, penilaian informal adalah latihan harian dimana atlet melatih diri dan mengembangkan diri sedangkan penilaian formal adalah turnamen atau kompetisi.

Apakah penilaian formal sama dengan tes?
Brown mengatakan bisa saja, namun “All tests are formal assessment, but not all formal assessment is testing.”

Sebagai contoh, kita bisa menggunakan jurnal siswa atau lembar portofolionya sebagai bagian dari penilaian formal, namun, sulit menyebutnya sebagai tes. Tes memiliki waktu yang dibatasi dan memiliki penilaian/tujuan yang jelas.

“Test are usually relatively time-constrained (usually spanning a class period or at most several hours) and draw on a limited sample of behavior.”

Diterjemahkan secara bebas oleh Nurwahidah Ramadhani dari buku Language Assessment bagian Informal and Formal Assessment.

Terimakasih sudah membaca 😊

Jangan lupa untuk like, comment, bookmark dan share ya.. 

Iklan