image

Judul buku: Aturan Terbaru EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) untuk Pelajar, Mahasiswa dan Umum.
Penulis: Tim CSG
Cetakan: Pertama
Tahun: 2012
Penerbit: Cakrawala

Postingan kali ini membahas tentang Tanda Penyingkat atau Apostrof (‘)

Kita sering menemukan tanda (‘) dalam sebuah tulisan. Nah, sebenarnya gimana sih cara menggunakannya?

Dalam buku sumber, diterangkan bahwa tanda penyingkat atau apostrof menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun.

Penghilangan bagian kata.
Contoh:
Malam ‘lah tiba.
Malam telah tiba.

Pagi ‘lah usai.
Pagi telah usai.

Cinta ‘lah pupus.
Cinta telah pupus.

Dia ‘kan cintaku.
Dia bukan cintaku.

Penghilangan bagian angka tahun.
1 Januari ’08
1 Januari 2008

14 Februari ’15
14 Februari 2015

Sekian penjelasan mengenai tanda penyingkat dalam bahasa Indonesia. Mungkin masih banyak ditemukan penggunaan (‘) lainnya.

Setelah membaca postingan ini, diharapkan kita bisa lebih mengerti makna (‘) dalam tanda baca. Jadi, kalau buka koran terus liat tanda tersebut, kita langsung tahu, ahh yaa, itu namanya apostrof. Apostrof itu untuk menyingkat kata. 

Iklan