mengapa-nabi-tidak-gampang-sakitBuku Mengapa Nabi Tidak Gampang Sakit ini dipinjam mamak dari temannya, jadi aku tak melewatkan kesempatan untuk mencatat poin-poin penting buku ini sebelum dikembalikan.


Menjadi Sehat Dengan Mencontoh Nabi (Halaman 24-27)

Pernahkah Rasulullah merasakan sakit?

Sejarah mencatat ada tiga kejadian Rasul merasakan sakit:

  1. Disihir oleh Labid bin A’sham, seorang laki-laki Yahudi, menggunakan media gigi sisir dan kulit pelepah kurma.
  2. Diracun dengan racun Labithi oleh Zainab binti Harits, seorang wanita Yahudi, dengan mencampur racun itu pada daging kambing yang dimakan Rasul.
  3. Terluka saat perang.

Ketiga hal di atas diceritakan di buku ini, namun seingatku sebelum meninggal Rasulullah juga mengalami sakit demam. Lantas kenapa tidak dicantumkan? Umm..

 Sehat Melalui Pola Makan Nabi (Halaman 47-63)

Bagaimana pola makan yang sehat ala Rasulullah?

  1. Makanlah makanan yang baik

Artinya makanan halal. Halal karena dzatnya memang halal dan halal karena cara pemerolehannya.

  1. Etika makan nabi

Beberapa etika yang dicontohkan oleh rasulullah ketika makan:

  1. Rasulullah meletakkan makanannya menyatu pada tanah/lantai.
  2. Tidak mencela makanan.
  3. Mengucapkan basmalah.
  4. Makan dengan tiga jari kanan, mengecilkan suapan, mengunyah dengan baik, dan makan dimulai dari bagian tepi.
  5. Tidak meniup makanan dan minuman dan menunggu hingga dingin.
  6. Tidak makan berlebihan.
  7. Mengucap hamdalah setelah makan.

Fakta Makan Dan Minum Nabi (Halaman 55-56)

Ada beberapa fakta makan dan minum nabi oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam Zad al-Ma’ad jilid 4:

  1. Nabi tidak membatasi makanan pada satu macam makanan.
  2. Nabi menyukai daging khususnya daerah sampil.
  3. Nabi menyukai madu.
  4. Nabi menyukai kurma.
  5. Nabi makan secukupnya.
  6. Nabi makan menggunakan tangan kanan.

Tips Minum Menyehatkan ala Rasulullah (Halaman 61-63)

Rasulullah bersabda, “Janganlah kalian minum sekali teguk seperti minumnya onta. Tetapi minumlah dua atau tiga kali tegukan. Dan bacalah bismillah ketika minum, kemudian bacalah hamdalah selesai minum.” (HR. At-Tarmidzi).


Nah, itu masih sedikit dari manfaat dan pengetahuan yang bisa didapat dari membaca buku ini. Tertarik? Nih, aku kasih informasi selengkapnya.


Judul : Mengapa Nabi Tidak Gampang Sakit

Penulis : Asadullah Al-Faruq

Editor : Muhammad Azhar

Tata letak : Sugeng Purwanto

Konsultan Cover : Burhanuddin

Perwajahan : Al-Birru Design

Tahun Produksi : februari 2012 Masehi (Rabiatul Awwal 1433 H)

ISBN : 978-602-9002-31-7

 

Iklan