Anyeong!

Aku mau ngucapin Happy 1st Monthiversary buat proyek #Blogger’sChallenges.

Kemarin aku lihat kalender dan tiba-tiba ingat “Eh, BC udah satu bulan aja!” Aku pun mengusulkan supaya diadakan evaluasi dan ABC lainnya setuju.

Teknisnya, masing-masing ABC nyumbang 2-5 pertanyaan untuk dijawab ABC lainnya. Setelah direkap, akupun mengirim e-mail ke mereka semua dan kami sepakat untuk memublikasikan jawabannya di blog masing-masing.

Awalnya aku bilang anniversary, tapi ternyata anniversary itu digunakan untuk perayaan hari jadi tahunan, bukan bulanan.

Kemudian aku mau nulis monthversary, tapi ragu, jadinya aku searching di internet dan hasilnya. Yaaak, benar. Orang Indonesia seringnya bilang monthversary. Namun, berdasarkan blog Icecreammocha  dan Urban dictionary, lebih tepat memakai mensiversary atau monthiversary.

Yaaah, pokoknya gitulah. Hahaha.

Btw, terima kasih kalian semua (ABC) sudah bergabung di BC! Love you! Saat ini, BC sudah punya anggota sebanyak 7 orang.

  1. Dwita (dwitasun.wordpress.com)
  2. Arif (blog-si-arif.blogspot.co.id)
  3. Boy (boysimangunsong.wordpress.com)
  4. Wawa (dearlangit.wordpress.com)
  5. Nadya (nadyaardhani.wordpress.com)
  6. Lusty (jurnalismanis.blogspot.co.id)
  7. Trias (triasbodro.blogspot.co.id)
  8. Amru (bacacerpen.net)

Sebelum membaca angket berserta jawabanku untuk evaluasi 1 bulan BC, ada beberapa hal yang harus kalian ketahui mengenai  BC ini:

  1. BC diresmikan pada hari Sabtu, 10 September 2016.
  2. Anggota BC dinamakan ABC (anak Blogger’s Challenges).
  3. BC berasal dari kata Blogger: penulis blog dan Challenges: tantangan-tantangan. Artinya, blogger menantang blogger yang lain (sesama ABC) untuk sama-sama menulis tentang topik yang diajukan.
  4. Ada dua topi dalam seminggu. Deadline tiap hari Rabu dan Minggu.
  5. Pengumuman topik mulai pukul 9 malam pada hari Rabu dan Minggu. Jenis tulisan: catatan harian, pengalaman, opini dsb.
  6. ABC yang tidak bisa posting sesuai deadline harus memberi kabar ke ABC lainnya (dengan syarat tetap mengerjakan dan memublikasikan topik –tulisan akan dianggap hutang hingga dipublikasikan).
  7. ABC berkomunikasi di grup Line (grup Instagram –alternatif- ditujukan untuk memberi pengumuman penting seperti topik selanjutnya).
  8. Setelah menulis, ABC memberikan link tulisannya di grup agar ABC lain dapat mengunjungi blog dengan mudah. ABC harus membaca dan memberi komentar di blog ABC lainnya. Dalam setiap postingan BC, ABC wajib mencantumkan kalimat-kalimat mengenai #Blogger’s Challenges seperti kalimat, “Tulisan ini merupakan bagian dari proyek #blogger’s challenges dengan topik………” jangan lupa kasi tag/label #blogger’s challenges.
  9. Tujuan utama BC adalah untuk melatih konsistensi dalam menulis di blog.
  10. Pengumuman topik bergilir sesuai urutan anggota di atas yaitu Dwita, Arif, Boy, Wawa, Nadya, Lusty, Trias dan Amru.
  11. ABC yang baru gabung, boleh mulai dari topik manapun.

Nah cukup jelas kan? Namun, beberapa hal di atas dapat terus berubah sesuai situasi dan hasil evaluasi nantinya.

Topik yang sudah dikerjakan

  1. Dinamika malam minggu
  2. Krisis kepercayaan
  3. Rencana 5 tahun ke depan
  4. 7 kebiasaan baikmu
  5. Cinta pertama pada lawan jenis
  6. 20 hal menyebalkan tentang dirimu
  7. Andai aku walikota medan
  8. Alasan kenapa kamu menulis
  9. Penulis favoritmu (minimal 5)
  10. Ceritakan fantasi terliarmu ketika menulis fiksi

ANGKET EVALUASI BLOGGER’S CHALLENGES BULAN PERTAMA

 Identitas Pribadi

  1. Nama Lengkap: Nurwahidah Ramadhani Waruwu
  2. Nama Panggilan: Wawa, Wahidah
  3. TTL: Tanjung Pura, 14 Februari 1995
  4. Hobi: Membaca, menulis dan berdiskusi
  5. Pekerjaan: Mahasiswa
  6. Kontak:
  7. BBM: –
  8. LINE: nurwahidahramadhani
  9. No. HP: –
  10. Facebook: Nurwahidah Ramadhani Waruwu
  11. Twitter: @wawha_Cuza
  12. Blog: dearlangit.wordpress.com, wawhacuza-blogspot.co.id, dearlangit.tumblr.com
  13. Instagram: dearlangit
  14. Email: wawcuz@gmail.com
  15. Lainnya: –

Jawaban

TOPIK

  1. Apakah 2 topik dalam seminggu bisa terus dilakukan?

Tidak. Aku punya beberapa alasan.

Pertama, setelah kuamati ABC dalam menyelesaikan beberapa tantangan terakhir, aku melihat kami agak kepayahan dengan 2 topik satu minggu walaupun ada sistem hutang (di mana ABC boleh tunda postingan-nya karena berbagai alasan namun topik tersebut wajib diselesaikan –publikasikan).

Kedua, telat mem-posting mengakibatkan proses mengomentari juga terganggu. Menurutku, selain menuliskan topik terkait, pemberian komentar dan interaksi sesama anggota sama pentingnya.

Ketiga, walaupun tujuan BC menjaga konsistensi menulis, tapi tidak harus memaksakan. Apalagi kegiatan ABC bukan hanya menulis, ABC juga punya kehidupan pribadi dan pekerjaan lain.

Solusi yang kutawarkan: satu topik satu minggu dengan deadline hari minggu. Selain itu, pengumuman topik mulai pukul 9 malam tiap hari minggu. Jadi, ABC harus sadar untuk cek grup Line/Instagramnya untuk melihat topik baru. Tak hanya itu, waktu seminggu digunakan untuk berkunjung ke blog ABC lainnya.

KEANGGOTAAN

  1. Apakah perlu merekrut banyak orang atau hanya sedikit namun penuh komitmen?

Aku setuju BC perlu banyak anggota –artinya melakukan perekrutan. Namun, tetap menjaga kualitasnya.

Saran yang ingin kuberikan: tiap ABC terus melirik teman-teman sekitarnya yang mungkin juga seorang blogger. Promosiin terus sampe orang-orang bosan, haha. Aku juga menyarankan kita buat aturan-aturan dasar di mana setiap ABC memahami dan menghargainya. Um, mungkin setelah semua ABC nulis jawaban evaluasi, bisa kita diskusikan.

KRITIK DAN KOMENTAR

  1. Apakah berkunjung, membaca dan memberi komentar harus dilakukan sesama anggota?

Ya, harus. Selain menulis, kita juga harus rajin blogwalking (toh, biasanya penulis suka baca). Logikanya begini, blogger mana yang nggak pengen blognya dikunjungi, tulisannya dibaca dan diberi komentar? Dan siapa lagi yang bisa mengapresiasi tulisan kita selain sahabat-sahabat kita sendiri –dalam hal ini aku menganggap semua ABC dan pembaca lain di blogku adalah sahabatku di dunia menulis. Dan mengomentari tulisan sesama ABC juga merupakan aturan syarat utama di BC. (Silakan cek di sini, apa itu blogger’s challenges?)

  1. Secara pribadi, bagaimana perasaanmu jika salah satu atau beberapa anggota tidak meninggalkan komentar di postinganmu?

Sedih, itu udah jelas. Namun aku memahami bahwa ABC punya kesibukan masing-masing. Ada beberapa alasan ABC tidak meninggalkan jejak di blog. Pertama, ABC sedang sibuk dengan kegiatannya. Kedua, ABC merasa tidak bisa/enak memberi komentar. Ketiga, ABC tidak mau membaca. Keempat, sudah komen namun gagal –karena masalah teknis. Untuk masalah  pertama, aku bisa mengerti kesibukan ABC lainnya dan aku akan selalu setia menunggu komentar kalian. Kedua, mungkin ada ABC yang nggak enak hati kasi komentar pedas namun aku pribadi lebih suka kalian blak-blakan di kolom komentar tentang kesalahanku sehingga aku bisa langsung memperbaikinya (tentunya dengan bahasa yang baik). Alasan ketiga, ini nggak bisa kuterima. Sederhananya, BC itu nggak hanya tentang nulis namun membaca dan menghargai sesama blogger (terutama ABC), aku sih berharapnya nggak sampe terjadi kesalahpahaman karena poin ini. Keempat, aku pribadi seing ngalamin ini, terutama saat ngomen di blogspot lewat hp, namun setelah on di laptop, aku langsung baca dan komen kok.

  1. Jelaskan kelebihan dan kekurangan tulisan dari masing-masing anggota!

Mungkin ini terkesan sok tahu, namun inilah pendapatku mengenai tulisan ABC selama sebulan ini. Aku melihatnya sebagai reader tulisan mereka dan juga teman dekat mereka (sesama ABC juga). Fyi, ini bakal panjang, hahaha, dan aku minta maaf sebelumnya ya.

  1. Dwita

Aku kenal dia sejak 4 tahun lalu, ntah bagaimana tiba-tiba udah dekat aja. Nah, aku tahu dia suka nulis –terutama fiksi—dan aku selalu menghasutnya untuk ikut proyek-proyekku seperti #Beceletsss, terima kasih Dwitaa, kamu memang teman alay! Dia sepertinya sangat menspesifikkan kesukaannya pada puisi. Dwita, bagiku, kau puisi di bulan Juni. Ahahhaa.

Kelebihan yang kulihat terutama saat nulis untuk BC:

  1. Diksinya yang unik
  2. Gaya tulisannya yang ngalir
  3. Banyak masukin pengalaman, yang bikin pembaca bisa menangkap maksud yang ingin disampaikan.
  4. Termasuk yang cepat update challenge. Dan cepat meluncur ke link-link tulisan teman.
  5. Idenya aneh-aneh, haha.

Kekurangannya:

  1. Kurang editing terutama pada topik-topik berat dan panjang.
  2. Kadang bahasanya agak ribet.

Tapi, karena ABC itu mulutnya lantam semua, sering ngasi kripik pedas, lama-lama tulisannya makin rapi lho.

  1. Arif

Aku kenal Arif karena dia dulu lengket banget dengan mas Boy, jadi aku suka goda-godain gitu. Ntah bagaimana aku tahu dia suka nulis. Fiksi. Dan aku ngajak dia ikutan #Beceletsss tanpa banyak nanya, dianya oke aja. Tulisannya penuh teka-teki, anti-mainstream, dan somehow bikin jatuh cinta. Um, maksudnya unik aja gitu.

Aku selalu enjoy baca karya-karyanya. “Kok bisa kepikiran sih? Dia makan apa? Jadi pengen deket, pengen tahu bacaannya, kegiatannya apa aja?” Ngeri kan? Tapi mas, aku nggak memikirkan dalam konteks aneh ya. Momen yang bikin aku paling terharu itu pas aku chat untuk ngajak BC, “Seru tuh, tapi lihat nanti ya,” kira-kira dia bilang gitu. Akupun ngerti keadaannya yang lagi super ribet ngurus berkas wisudaan, jadi nggak ngehebohin kali, eh, ternyata besoknya udah update cerita BC topik pertama aja.

Kelebihannya:

  1. Kalo memandang topik dan menuliskannya itu nggak pernah ribet, nyantai tapi dapet aja poin bedanya.
  2. Sebagai seorang cowok, tulisannya cukup terbuka dan nggak sok menutupi diri gitu. Dari tulisannya emang udah terasa bisa diajak bekawan. Haha.
  3. Konsisten dan sepertinya sangat menikmati tantangan-tantangan yang diberikan.
  4. Pemberian contoh-contoh nyata dari poin yang disampaikan sehingga pembaca bisa berimajinasi.

Kekurangannya:

Aku sih nggak ingat apa keluhanku pas baca tulisannya, yaa karena aku enjoy aja bacanya, nggak kerut-kerut kening. Tapi yang aku ingat mas Arif agak jarang blogwalking.

  1. Boy

Mas Boy adalah mas kece yang kukenal sejak tahun pertama kuliah. Orangnya? Asiiiik banget. Kalo sama mas Boy, kadang aku lupa kalo dia laki-laki (Lho?), maksudnya kayak sama abang sendiri. Nggak pelit informasi. Sensitif. Lucu. Aku diajarin ngeblog pertama kali di blogspot itu sama mas Boy. Dari situ, tiap ada hal yang berkaitan dengan nulis atau blog, aku langsung ingat dia. Mas, terkadang dikau jauh di mata tapi dekat di hati.

Kelebihannya:

  1. Klaimnya di blog sebagai sosok abang, konsisten banget.
  2. Gaya penceritaannya yang asik.
  3. Tulisannya rapi, kelihatan suka cek dan ricek beberapa kali sebelum di posting.
  4. Friendly gitu kalo lagi komen-komenan.
  5. Bahasanya halus.
  6. Selalu berusaha nggak telat posting. Maksudnya, tiap ada pemberitahuan link share aku ngerasa mas Boy langsung terpacu gitu.

Kekurangan:

Kadang kalimatnya panjang namun bisa lebih disederhanakan. Tapi kasusnya dikit kali kok.

  1. Nadya

Jujur aku baru kenal Nadya pas dia ikut BC. Dulunya aku kira dirimu tak terjamah, Nad, hihi. Ternyata anaknya kocak juga. Pas dimasukin ke grup BC, dia langsung casciscus aja, nggak pake jaim, jadinya aku cepat dekat sama dia. Seneng deh!

Aku sama sekali nggak tahu Nadya itu gimana, tapi karena topik-topik BC yang cetar ulala membahana, aku jadi tahu dikit-dikit tentang dirinya. Yah, aku sudah tahu sepotong cerita cinta pertamanya, 20 hal menyebalkan tentangnya, kenapa dia menulis dsb. Dan momen pas yudisium (juga 1 bulannya BC), aku bener-bener terharu lihat dia yang menghampiri tempat kumpul yang dijanjikan. Aku ngerasa makin dekat gityuuu. Maksudnya, kami –ABC—ini dihargai di dunia nyata, haha.

Kelebihannya:

  1. Selalu berusaha menyelesaikan tantangan di BC walaupun kadang nggak cocok di hatinya.
  2. Gaya bahasanya ngalir.

Kekurangannya:

Masih ditemukan typo-typo berserakan, namun nggak sering-sering kali sih, tergantung tingkat kemepetan dia update, haha.

  1. Lusty

Aku kenal Lusty di Kreatif. Aku banyak dosa sama dia (maafkan aku, Lusty). Sejak awal kenal, Lusty ini cewek yang unik dan berbeda, hihi. Pikiran-pikiran dan imajinasinya woooow. Aku selalu suka nanya pendapat dia tentang sesuatu, anti-mainstream. Pokoknya banyak hal yang membuatku kagum padanya, terutama tentang ketegaran dan sikap tanggung jawabnya.

Kelebihannya:

  1. Idenya bener-bener unik dan cara penulisannya pun semakin kearah jurnalisme sastrawi.
  2. Semangat nulisnya gila-gilaan.

Kekurangannya:

Di tulisannya masih sering typo, karena dia terbilang selalu sibuk dengan banyak kegiatan.

  1. Trias

Aku kenal Trias setahun lalu. Dia temennya Fina –kawan sekamarku pas PPL. Sempat jumpa juga dan yah, kami nggak banyak ngobrol. Jadi aku nggak tahu banyak tentang dia. Dia suka mi ayam, cepat tidur dan punya semangat belajar yang tinggi. Aku tahu pribadinya hanya dari chat singkat di Line, tulisan di blognya dan juga jawaban di Ask.fmnya. Mas Boy pernah nanya, “Trias ini pendiam ya?” Hehe, akunya bingung, harus jawab apa. Kalo menurutku sih dia bisa diajak komunikasi, tapi aku sendiri belum pernah dapet topik yang bener-bener asik. Kelebihannya:

  1. Tulisannya udah termasuk kategori artikel (lebih dominan opininya).
  2. Biasanya, di akhir-akhir tulisan, dia bakal kasih ide yang efek twist. Lucu tapi nyata dan ngena.

Kekurangannya:

Um, sepertinya Trias masih jarang mengedit tulisannya sendiri, jadi pas selesai ngetik, baca sekilas langsung publikasi. Tapi nggak tahu juga sih, hhaha. Selain itu, ada beberapa komenku di blognya yang belum dibalas-balas, jadi aku nggak tahu dia kapan on-nya. Aku juga nggak tahu apa dia udah baca tulisan-tulisan ABC yang lain.

Btw, aku salut dengan bergabungnya dia di BC ini (Trias sama sekali nggak kenal dengan ABC lainnya namun memutuskan untuk join, semoga bisa terus komitmen ya walaupun ntar kerjanya di Kalimantan –yang tentunya bakal lebih sibuk lagi).

  1. Amru

Aku ingat aku pernah wawancarai dia beberapa tahun lalu. Niatnya mau investigasi terhadap satu topik gitu, tapi nggak jadi. Haha. Aku kenal Amru dari mas Arif. Ternyata blognya udah komersil aja. Lebih senior di dunia perbloggeran.

Aku nggak bisa komentar banyak-banyak karena belum dekat. Tapi ada beberapa hal yang kusadari tentangnya. Pertama, dia cepat dalam mengunjungi blog kami (setelah kami share link tulisan). Kedua, mungkin karena udah biasa nulis, jadi tulisannya sederhana dan enak dibaca. Ketiga, dia nggak pelit informasi kalo diinterogasi, haha.

  1. Bagaimana perasaanmu ketika dikritisi ABC (anak Blogger’s Challenges) yang lain?

Sejujur-jujurnya aku sangat senang tulisanku dikiritik. Karena tulisanku dibaca dan diperhatikan. Semakin detail kritikannya semakin aku suka. Aku lebih suka dikritik pedas-pedas mengenai isi, teknis, dsb terutama dalam tulisan-tulisan BC. Itulah momenku belajar dan memperbaiki diri. Kalo untukku pribadi, kalian nggak usah seganlah di kolom komentar itu. Asalkan cara mengkritiknya sopan, aku pasti terima dengan lapang dada.

Menurutku, kalo misalnya tulisanku kacau (dari segi koherensi, EYD dsb), namun dikomen basa-basi seperti bagus, keren, seru, dan hal-hal manis lainnya, rasanya justru sakit. Aku pernah bilang sama Hera, kalo sempat tulisanku dihina orang lain (pembaca yang nggak kenal aku) namun teman-teman dekatku justru memuji-muji (sebenarnya juga tahu salahku di mana tapi ntah dengan alasan apa memilih bungkam), rasanya tuh nyes kali. Kolom komentar emang disediakan untuk mengkritik hal-hal terkait tulisan di atasnya.

Menurutku sah-sah aja kita kasih komentar pedas namun membangun, misalnya tentang teknis. Mungkin sebagian orang ngerasa lucu, namun aku justru mengapresiasinya. Seandainya nih aku pembaca nyasar, terus baca komen-komenan tentang cacatnya tulisan tersebut, namun pas cek tulisan di atas itu nggak nemuin hal itu, artinya penulisnya peduli dan cepat-cepat memperbaiki diri. (Untuk penjelasan lebih lanjut silakan baca di Dear Reader).

TUJUAN DAN MANFAAT

  1. Ceritakan alasan utama kalian bergabung di BC!

Well, kebetulan aku yang mencetuskan ide ini. Ada beberapa modus sih, aku buat BC ini.

Pertama, aku ingin kenal banyak orang (terutama orang yang suka nulis dan punya blog). Aku pengen punya sahabat blogger, haha.

Kedua, aku ingin kami saling menyemangati dalam hal update posting-an. Komitmen sama-sama nulis.

Ketiga, aku pengen tulisanku dikomentari dan aku mengomentari tulisan orang tanpa merasa segan.

  1. Ceritakan manfaat yang dirasakan penulis setelah mengikuti BC!

Banyak . Aku mencoba konsisten nulis di blog. Tulisanku dikomentari dan aku belajar untuk menulis lebih baik lagi karena sadar akan dikasih kripik pedas. Aku bisa punya sahabat-sahabat baru (ABC, I love you!) Aku juga berusaha untuk mengurus pernak-pernik di BC seperti heboh mengingatkan deadline dan merekap link.

KEGIATAN

  1. Perlukah kita beralih dari menulis opini?

Perlu. BC ini kan awalnya emang format tulisannya seperti nulis diari, hasil observasi ataupun opini. Aku sempat mikir coba sekali-sekali resensi dan esai, namun pengerjaannya butuh waktu yang lebih lama. Sedangkan dua topik satu minggu dengan segudang aktivitas lain aja udah buat kita megap-megap. Menurutku, untuk saat ini opinilah yang paling aman. Walaupun opini cenderung sangat subjektif dan bebas, namun dalam menuliskannya kita juga perlu argumen-argumen kuat sehingga tulisan itu nggak dianggap kacang-kacang. Apalagi, tantangan-tantangan yang diberikan pun bukan topik yang mudah.

  1. Apa perlu jenis tulisan khusus untuk diajukan pada topik-topik BC? Jika ya, sebutkan jenis tulisan tersebut!

Mungkin resensi dan esai singkat.

  1. Apa kendala terbesar dalam mengerjakan tantangan yang diberikan?

Kendala terbesar adalah waktu. Banyak kegiatan tapi tetap harus sempat nulis itu nggak gampang. Selain itu, ide yang diberikan butuh perenungan-perenungan yang cukup dalam, hahaha. Belum lagi masalah sinyal untuk nge-post, ah, payah bilang lah.

  1. Apakah ABC punya rencana kopi darat (mengadakan pertemuan) sekali dalam sebulan?

Sebenarnya perlu. Menurutku ketemu itu bisa bikin kita makin akrab. Namun, kalo bertemu pun, aku pengennya punya agenda yang jelas dan orang-orangnya jangan ngaret. Agendanya bisa seperti membahas satu materi penting untuk meningkatkan kualitas tulisan dan blog (Uhukk, lirik Amru untuk ngajari SEO, wkkwkwk).

  1. Apakah ABC tidak berminat untuk menerbitkan tulisan bersama?

Tulisan bersama seperti buku kumpulan cerita gitu? Minat sih, tapi kayaknya untuk nulis buku gitu perlu waktu yang cukup lama dan persiapan yang matang. Kalo sekadar tulisan bersama, tiap topik, kita kan menerbitkan tulisan bersama, namun dalam format post di blog.

  1. Apa yang kurang dari kegiatan BC?

Kurang buka-bukaan. Hahaha.

  1. Apa kegiatan BC ini sudah berjalan sesuai harapan?

Sampai sejauh ini sih, kalo didasarkan pada tujuan awal, udah berjalan baik. Namun, aku pribadi masih merasa perlu diskusi dan kesepakatan-kesepakatan bersama untuk evaluasi dan menentukan rules tambahan (karena kegiatan ini terus berkembang).

  1. Apa harapan yang ingin diwujudkan untuk kegiatan BC ini satu bulan ke depan?

1.Bisa ngumpul secepatnya (di dunia nyata)

2.ABC saling berkomunikasi lebih intim, haha.

3.Jangan sampe kegiatan ini berhenti.Para ABC makin rajin berkunjung dan memberi masukan.

 

  1. Setujukah kamu jika proyek ini dikembangkan menjadi komunitas yang memiliki pengurus dan hal terkait manajemen lainnya?

Setuju dong! Tapi ya, kita perlu diskusi banyak-banyak. Dan semua ABC beneran maunya gitu juga, jadi nggak hanya sebagian yang semangat, sebagian lagi biasa aja.

Yak, sekian jawabanku mengenai evaluasi di bulan pertama. Aku berharap setelah semua anggota posting jawabannya, kita bisa diskusi mengenai rencana ke depannya.

Iklan