Saat blogwalking pagi ini, aku tiba-tiba mendapat ide untuk menuliskan hal ini.

Tiap kali membaca buku, blog, dsb, sering kali aku menemukan bagian khusus mengenai si penulis. Misalnya: 

Tentang Penulis

Tentangku

About the author

Who am I? 

A Piece of Me

The girl behind

Dan teman-temannya.

Bagiku sendiri, bagian khusus itu sangat penting untuk dibaca karena aku bisa mendapatkan informasi mengenai si penulis. Misalnya saja umurnya, pendidikannya, hobinya, karya-karyanya hingga media sosialnya. 

Hal ini menjadi lebih penting jika aku benar-benar menyukai tulisannya. Rasanya, dengan membaca perkenalan darinya, aku jadi semakin dekat dengannya.

Tak jarang, orang-orang hebat itu usianya masih sebaya denganku atau berusia lebih tua sedikit daripada diriku. Tentunya hal ini membuatku jadi semangat untuk berkarya. 

Jika dia lebih muda, aku bakal ngerasa, “Dia aja bisa buat tulisan sekece itu, masa aku nggak sih.”

Jika dia lebih tua,aku bakal mikir, “Pantas saja dia bisa sehebat itu, aku harus ikutin jejaknya.”

Menurutku, seorang penulis perlu memberikan sedikit informasi bermanfaat tentang dirinya (misal: karya atau hobi) pada pembaca supaya seandainya ada pembaca yang menyukai tulisannya akan lebih termotivasi karena tahu tentang dirinya. Dan bagiku, pembaca perlu mengetahui atau setidaknya mencari tahu gimana sih latar belakang penulis yang tulisannya mereka sukai itu. 

Namun anehnya, dalam beberapa kesempatan tak disengaja, ketika aku dan teman-temanku membicarakan tentang satu karya atau tulisan seorang penulis (ntah itu buku atau blog) aku terkejut dengan kenyataan bahwa mereka tidak begitu peduli dengan siapa orang yang berada di balik tulisan tersebut. 

Jawaban-jawaban sederhana seperti:

“Oh iya ya. Aku baru tahu itu..”

“Nggak begitu kuperhatikan sih makanya aku nggak tahu..”

“Aku ngerasa nggak perlu baca bagian itu, itu bagian yang perlu di skip..”

Mengindikasikan sikap apatis. 

Suka sekedar suka.

Suka namun nggak perlu diperpanjang. 

Ahh, tapi yaah, itu emang hak mereka sih untuk menolak pengetahuan tambahan. Wkwkwk.

Nah, aku sekarang fokus kepada diriku dan judul posting-an ini.

Um, kira-kira sejak SMP, aku mulai membaca majalah-majalah remaja yang ada di perpustakaan. Aku selalu memperhatikan bagian cerpen dan lazimnya, setelah cerpen berakhir, ada sedikit kolom untuk memperkenalkan penulis. Saat itu aku merasa iri luar biasa, karena mereka umumnya pelajar seusiaku namun karyanya sudah dipublikasikan.

Hal ini berlanjut saat membaca novel-novel. Seringnya aku membaca tentang penulis terlebih dahulu sebelum membaca karyanya. Hal ini menjadi upaya agar aku bisa mengkorelasikan antara unsur ekstrinsik (seperti latar belakang penulis) dengan unsur intrinsiknya. Dan memang ada korelasi antara tulisan dan latar belakang seorang penulis. 

Selanjutnya, aku mulai sering blogwalking. Berkunjung ke blog satu dan lainnya untuk mendapat informasi. Terkadang aku bergerak dari sebuah topik yang dicari dari mesin pencarian Google, misalnya: resensi buku A, kisah olimpiade sains, tips menulis novel, dsb. 

Dari satu blog, aku akan menemukan penulis blog lainnya. Bisa dilihat dari daftar blog yang dia ikuti atau komentator-komentator di blog itu.

Nah, jika aku merasa suka tulisan si penulis, ntah itu tampilan blognya, isinya atau sekedar kerapian blognya, aku selalu mencari tahu siapa sih pemilik blog itu.

Biasanya setiap blogger memiliki page “about me” nya tersendiri. Di situ, mereka menceritakan siapa dirinya, hobi, kecendrungan dan minatnya, karya, bahkan bagaimana cara menyapanya, dsb. 

Lewat cara mereka memperkenalkan diri, aku jadi tahu, “Oh, si penulis yang ini orangnya ramah ke stanger, gampang diajak berteman,” “oh, yang ini cuek, nggak perlu feedback,” “oh yang ini kesukaannya sama denganku,” dsb.

Tak jarang, setelah membaca tentang penulis, aku jadi memutuskan untuk follow blognya supaya dapat update-an konten blognya. 

Nah, gimana denganmu? Apakah kamu juga suka membongkar isi blog seseorang? Atau hanya sekedar membaca posting-an yang kamu perlukan? Apakah page about me itu penting di sebuah blog? 

Iklan