Ahh.. Emang akunya nggak jago bikin judul yang WOW. 

Seperti biasa, karena ada embel-embel #BC nya, artinya tulisan ini ditulis demi menuntaskan tantangan di #Bloggers’Challenges yang kini memasuki angka ketiga puluh satu! 

Ceritakan orang-orang terdekat yang menginspirasimu untuk hidup dan menulis.

Topik ini datang dari Dwita a.k.a perempuan angin.

Sebenarnya aku ngerasa ini percampuran beberapa topik sebelumnya, seperti alasan menulis, alasan untuk hidup dan penulis favorit dan sejujurnya aku bingung juga memikirkan siapa orang yang menginspirasiku untuk kedua hal itu. 

Selain itu, “orang terdekat” ini agak sulit diartikan, yah karena aku seringnya baca tulisan orang yang nggak begitu dikenal (ntah dalam novel, blog, cerpen) daripada orang terdekat karena nggak banyak orang yang nulis di dekatku.

Kemudian, permasalahan lainnya terletak pada kata “inspirasi”. Aku secara pribadi memaknai seseorang menjadi inspiratorku ketika perbuatannya membuatku ingin melakukan hal yang sama atau memicuku untuk melakukan sesuatu. Artinya, mereka (si inspirator itu) punya sesuatu yang dilakukan secara nyata dan membuatku kagum atas semangatnya sehingga aku tertular untuk melakukan banyak hal karenanya. 

Lucunya, sederet nama yang terlintas di pikiranku bukan termasuk pemberi inspirasi melainkan memberi semangat untuk hidup dan menulis.

Hm, rumit. Wkwkwk

Baiklah, biar tantangan ini selesai, aku mulai aja ya.

Inilah orang-orang yang memberi inspirasi untukku dalam hidup dan menulis:

1. Mamak

Mamaklah yang menjadi alasanku untuk hidup saat ini. Dari mamak juga aku belajar melakukan dan memahami banyak hal. Mamak juga yang pertama kali membuatku ingin menulis karena ketika kecil mamak sabar nemenin aku saat belajar nulis. Kemudian, kebiasaan mamak menulis catatan di agendanya juga membuatku ingin meniru hal yang sama. 

2. Adikku, Fizha

Haha. Sebenarnya dia nggak menginspirasiku untuk nulis karena dia sendiri nggak suka nulis dan males baca. Tapi, jauh sebelum orang lain membaca tulisanku, dia lah yang pertama membacanya ketika kami masih kecil. Dia suka membaca karya-karyaku dan menyumbang ide untuk alur cerita yang kubuat. Jadi, sebenarnya dia itu lebih cocok jadi sosok yang memberiku semangat untuk nulis, tapi, ketika aku memikirkan siapa yang membuatku ingin terus menulis, kurasa dia harus disebutkan.

3. Para penulis yang tulisannya kubaca dan kusukai

Seharusnya mereka tidak ku-mention jika memakai syarat Dwita ‘orang terdekat’, namun ntah kenapa, sejak aku membaca karya-karya mereka, aku merasa dekat dengan mereka. Setidaknya, aku berusaha memahami cara mereka berpikir, aku juga menikmati keindahan bahasa yang mereka gunakan. Aku sering membaca tentang kisah-kisah hidup mereka saat surfing di Google untuk lebih mengenal mereka dan umumnya, mereka memang sosok yang menginspirasiku untuk terus menulis. 

Para penulis ini banyak sekali sehingga aku sulit menyebutkannya. Beberapa di antaranya seperti Ahmad Fuadi yang menginspirasiku untuk menulis pengalaman yang bermanfaat bagi pembacanya. Habiburrahman yang membuatku ingin berdakwah dalam tulisan. Sungging Raga yang membuatku ingin bermain di ranah surealisme walaupun ternyata imajinasiku masih cetek. Tere Liye yang risetnya luar biasa serta gaya penulisannya yang manis tapi ngena. Masih banyak sekali penulis-penulis yang menginspirasiku untuk menulis. Menurutku, merekalah yang benar-benar cocok disebut pemberi inspirasi dalam tulisanku karena lewat tulisan mereka aku tergerak untuk menulis.

4. Semua teman-teman yang membaca tulisanku dan memberi komentar

Pembaca dan komentator tulisanku memang membuatku benar-benar ingin memperbaiki tulisan. Yah, walaupun sebenarnya mereka lebih menjurus ke arah pemberi semangat daripada penginspirasi. Hehe. 

5. Anggota FLP dan Kreatif

Aku mention organisasinya aja ya karena menurutku dua organisasi ini layak disebut sebagai tempat ‘mereka’ yang menginspirasiku untuk menulis. Saat membaca tulisan mereka, ntah kenapa aku merasa ingin lebih dan lebih dari mereka dalam berkarya. 

6. Semua anggota #Beceletsss dan #BC

Teman-teman di kegiatan ini membuatku semangat dan menginspirasiku untuk menulis. Saat dulu ngerjain proyek #Beceletsss itu sumpah rasanya seru banget. Rasa penasaran dan kagum kepada mereka yang idenya super keceh dan membuatku bener-bener pengen eksplor ide-ide out of the box.

Dan saat ini para ABC di #BC yang seru banget. Dwita dengan ke-flawless-annya. Mas Arif dengan flow tulisan yang asyik, kerapian dan kekocakannya. Mas Boy yang rapi dan gaya tulisannya yang santai. Nadya yang nulis straight to the points bikin aku greget dan pengen ngurangi cakap-cakap gajeku, wkwk. Lusty yang gaya bahasanya liar dan out of the box. Trias yang humornya lucu pake banget. Amru yang judulnya selalu cetar membahana ulala serta pengetahuannya dalam hal nulis banyak banget dan kayaknya kalo ditanyain tuh tahu aja jawabannya. Hera yang tulisannya sederhana tapi lugas dan efektif. Betha yang kalo udah baca tulisannya terutama yang bahasa Inggris bikin aku iriiiiiiii pengen nulis pake bahasa Inggris seasyik itu. Dan Rian dengan kerangka tulisannya dan gaya penulisannya yang cool. 

Yaaa, sepertinya mereka inilah yang membuatku semangat dan kuanggap sebagai inspiratorku. Mungkin masih banyak yang lainnya hanya saja aku lupa nyebutnya. Hahahha.

Di akhir tulisan ini, aku hanya ingin bilang bahwa aku seperti ini berkat semua orang yang ada di hidupku. Jadi, aku mau ngucapin terima kasih banyak.

Love you! 

Iklan