Hai guys! 

Kali ini aku pengen nulis tentang tampilan blog. Aku ngerasa perlu untuk nulis ini karena ada beberapa teman yang baru ngeblog dan nanya tentang tampilan blog.

Puncaknya tadi malam saat aku buka notif wp, kak Midah, pemilik blog nurhamidahtanjung.wordpress.com, yang merupakan senior favoritku di pers kampus ngomen posting-anku.

Saat baca itu, aku sebenarnya bingung, karena blogku juga belum bagus. Mau ngajarinnya gimana? Si kakak kuliah di Solo, kalo dari chat, apa bisa?

Selain bingung, aku juga senang, hehhehe. Yaa, karena ada orang yang suka sama tampilan blogku padahal aku sendiri nggak begitu paham tentang kustumisasi tampilan blog (syukurnya, wp itu sederhana dan nggak perlu utak atik html).

Aku hanya memilih tema yang kusukai dan kuatur supaya aku sendiri suka saat mengunjunginya di browser hp. 
Yaps, acuan utamaku dalam mengatur tampilan tema berdasarkan tampilan mobile-nya. 

Aku ngerti apa yang mereka rasakan, karena pas awal bikin blog di wordpress sekitar 2 tahun lalu, aku juga bingung saat ngatur tampilan blog.

Masalah tentang tampilan blog ini termasuk penting dan mendesak bagi blogger karena selain konten, pembaca harus nyaman sama tampilan blog kita. 

Contohnya begini, seandainya mereka nggak sengaja nyasar ke blog kita, setelah mereka selesai membaca satu posting-an, mereka mungkin bakal memutuskan untuk menjelajah postingan lainnya jika tampilan blog kita menarik. Saat dia scroll layar hp, dia lihat kategori-kategori tulisan, lalu arsip, posting-an populer dsb. 

Benarkah itu?

Yaaa, benar sekali. Setidaknya, aku sendiri melakukan itu saat blogwalking. Selain judul-judul tulisan yang menarik, ukuran font, tampilan konten hingga pemilihan warna merupakan pertimbanganku untuk mengubek-ubek blog tersebut. 

Aku pernah ketemu blog yang latar belakang tulisannya menggunakan warna hitam dan hurufnya putih. Untuk sekilas, memang terlihat cantik tapi mataku terasa sakit saat membaca beberapa paragraf, akhirnya aku nyerah dan menutup halaman blog tersebut padahalnaku masih ingin mengeksplor tulisan. Aku juga pernah membuat kesalahan yang sama beberapa bulan yang lalu, aku membuat latar berwarna biru muda dengan huruf berwarna biru tua, lalu seorang teman bilang, “Bisa diganti jadi putih aja latarnya? Lelah mataku bacanya.”

Aku pikir latar biru masih lebih berterima daripada hitam, namun ternyata efeknya hampir sama pada pembaca lainnya. 

Selain itu, karena aku suka blogwalking, aku mulai sering membandingkan dan mencatat keunggulan dari masing-masing tampilan. 

Btw, aku nggak bilang tampilan blogku oke banget ya. Tapi berbagi sedikit nggak apa-apa kan? Mana tahu posting-an ini berguna untuk orang lain. Dan seandainya ntar ada teman yang nanya tentang kustumisasi blog, aku tinggal kasih link posting-an ini, wkwkkwk.

Oke, Wa, apa yang pertama kali harus dilakukan?

Pertama, tentukan dulu tampilan yang disukai seperti apa. Aku punya beberapa pertimbangan penting dalam memilih tema, yaitu:

1. Latar tulisan harus putih, huruf hitam, supaya nggak pening kalo lama-lama baca tulisannya. 

2. Tampilannya harus simpel. Di halaman utama kalo bisa hanya judul dan sedikit spoiler isi posting-an. Jadi, harus ada read more/continue reading.

3. Widget minimal yang harus ada: arsip, kategori, postingan populer, postingan terbaru dan tombol follow blog.

Nah, kalian juga bisa tentukan prioritas masing-masing mengenai apa yang ingin ditampilkan di blog. 

Kedua, luangkan waktu untuk fokus mengatur tampilan blog di laptop. Di sarankan menggunakan laptop agar lebih mudah, namun kamu juga bisa ubah tampilan dari browser hp namun harus rajin-rajin klik pratinjau, agar kamu tahu perubahan di blogmu.

Mengatur tampilan blog itu butuh waktu yang cukup lama, aku sendiri menghabiskan beberapa jam hingga tampilan blog ini rampung, aku bahkan berdebat dengan Hera. 

1. Buka Situs Saya (logo W) lalu pilih Tema pada bagian personalisasi.

2. Pilih tema yang menarik perhatian. Kalo kamu udah follow blog ini, di sisi bawah kamu bisa lihat tema yang sedang kupakai saat ini Baskerville.

Saat mencoba tema, jangan buru-buru mengaktifkannya. Lebih baik pilih opsi coba dan sesuaikan. Jika kamu pilih opsi coba dan sesuaikan, kamu nggak perlu takut tampilan blogmu saat itu terganti (mana tahu kamu juga suka sama tampilan blogmu dan cuma pengen iseng coba tampilan lain). 

3. Mulai dari Identitas Situs, selain judul situs dan slogan, kamu juga bisa masukkan gambar untuk logo. Aku sendiri belum punya logo, jadi aku kosongkan saja.

4. Pada bagian Warna dan Latar Belakang, kamu perlu pastikan kecocokan antara palet dan tampilan blog. Aku sendiri milih latar tulisan warna putih, lalu latar belakangnya gambar papan berwarna hitam. Berbeda tema, beda hasil ya, jadi harus disesuaikan dengan tema yang kamu pilih.

5. Pada bagian Font, sesuaikan dengan tema yang kamu pilih, karena font akan berbeda efeknya dengan tema lainnya. 

6. Pada Gambar Tajuk kamu bisa browse di Google. Aku pilih gambar bintang di langit malam agar sesuai dengan nama situsku, dearlangit.

7. Pada bagian Menu, kamu bisa tambahkan menu-menu yang kamu inginkan.

Hasilnya seperti ini:

8. Opsi Konten merupakan opsi yang paling penting buatku. Beberapa tema tidak menyediakan opsi konten namun aku sengaja memilih tema Baskerville karena ada opsi kontennya. Aku suka tampilan blog yang menggunakan “read more”, “continue reading,” atau “lanjutkan membaca”. Nah, jika kamu mau membuat itu juga, pilih Kutipan Pos, bukan Pos Penuh.

9. Hiasi blogmu dengan Widget yang tepat. Bagiku, arsip, kategori, tombol follow, posting-an populer dan terbaru itu penting. Jangan terlalu banyak menggunakan widget karena tampilan bisa terlalu rame.

Oh ya, kamu juga bisa tambahkan menu sosial media. Caranya, kamu buka profil sosial mediamu dan salin link-nya. Paste kan di masing-masing sosial media. 

10. Pada Laman Depan Statis, pilih Pos-pos terbaru Anda.

Opsi pos-pos terbaru anda membuat tampilan blog dinamis.

Yak, begitulah caranya aku mengatur tampilan blogku hingga jadi seperti ini. 

Aku nggak bilang ini yang paling oke, tapi untuk saat ini aku nggak berniat ganti template lain. Ngerasa cocok aja, hehe. Mungkin aku bakal ganti lagi kalo nemu yang lebih bagus tampilannya. 

Oya, sebenarnya, di antara banyak tema, aku paling suka Rowling karena sederhana. Aku pake tema itu untuk blog bukuku, nurwahidahramadhani.wordpress.com

Sederhana banget kan? Tapi aku sukaaaaa.. 

Oh ya, setelah kamu selesai coba dan sesuaikan, jika tampilannya cocok, kamu harus pilih simpan dan terapkan agar tampilan blogmu berubah. Jangan lupa yaaa! Ntar takutnya kamu udah capek-capek ngaturnya dan lupa kalo itu masih dalam mode: coba dan sesuaikan, wkwkkwk. 

Oke, sekian posting-an kali ini, terima kasih sudah membaca. 

Iklan