Hai guys!

Seperti yang sudah kuceritakan di posting-an Menulis Cerpen Lagi (?) beberapa hari yang lalu, aku galau perihal deadline cerpen yang semakin menipis. 

Lantas, akupun memeriksa folder di laptop berisi cerpen-cerpen yang pernah kutulis dan hasilnya… MIRIS!

Nggak ada satupun yang klik di hati. 

Sepertinya aku benar-benar harus nulis yang baru 😭😭

Ntahlah.

Ini karena standar yang kutentukan sendiri: minimal memiliki nilai edukatif, ada beberapa kalimat quotable, gaya bahasa yang agak berbunga, dan nyerempet budaya walaupun sedikit. 

Dan pikiran-pikiran seperti itu justru menghambatku, wkwk.

Oke, daripada aku berpusing ria, akupun coba cari-cari cerpen pendidikan yang ada di Google.

Keywordnya sangat sederhana: cerpen-cerpen tema pendidikan terbaik.

Namun, hasilnyaa.. Nggak memuaskan.. Hahahaha..

Karenanya, aku jadi kepikiran untuk membuat posting-an ini. 

Di sini aku akan kasih link 4 cerpen bertema pendidikan yang saat kubaca memberikan kesan cukup mendalam.

1. Air Akar karya Benny Arnas 

https://lakonhidup.com/2013/03/17/air-akar/

Aku menemukan cerpen ini beberapa tahun yang lalu dan lewat cerpen ini aku langsung jatuh cinta sama Benny Arnas. Judulnya menarik hatiku dan mudah diingat hingga bertahun-tahun setelahnya, kalo aku rindu, aku bakal searching di Google menggunakan keyword cerpen Air Akar dan kembali menyantap cerpen ini. Aku tetap takjub dengan cara penulisannya walau sudah berkali-kali dibaca.

Cerpen ini mengisahkan tentang seorang guru bernama Bunga Raya yang mengajar di daerah kampung kecil di daerah Lubuklinggau (Sumatera Selatan). Gaya bahasanya nyastra tapi nggak ribet. Ending-nya jempol banget. 

2. Sekolah Kebenaran karya Asma Nadia 

http://m.republika.co.id/berita/kolom/resonansi/17/07/14/ot35q6319-sekolah-kebenaran

Aku tahu cerpen ini dari Hera 2 hari yang lalu. Nama Asma Nadia membuatku penasaran kisah seperti apa yang ia tuliskan. 

Cerpen ini mengisahkan tentang rasa prihatin seorang guru terhadap siswa-siswanya. Cerpennya sangat pendek, gaya tulisannya benar-benar sederhana dan nggak berbunga namun konflik dan solusinya ngena di hati. 

3. Guru yang Baik karya Adi Rahman Untoro 

http://cerpenmu.com/cerpen-pendidikan/guru-yang-baik.html

Aku baru nemu cerpen ini saat searching di Google dengan keyword cerpen tentang guru yang baik.

Cerpen ini sangat sederhana namun cara penulis menjelaskan cara mengajar Matematika yang mudah dalam dialog-dialognya membuatku merasakan sensasinya. Aku jadi berpikir, “Oh, nanti bisa diterapkan ke anak-anakku.”

4. Menyontek karya M. Rizza Umami

https://reviewumami.wordpress.com/2015/08/14/cerpen-menyontek/

Cerpen ini aku temukan sekitar 2 minggu yang lalu saat aku nyasar ke blog mas Umami karena aku baru gabung ke grup Obrolin

Aku yang punya ketertarikan terhadap cerpen merasa penasaran bagaimana menyontek dikemas dalam sebuah cerpen karena aku sendiri pernah nulis artikel tentang Masalah Pendidikan Indonesia

Aku pernah kepikiran untuk buat cerpen dengan tema yang sama namun belum terealisasikan dan saat baca cerpen ini, aku pengen reblog.

Gaya bahasanya ngalir, lucu dan seru. Deskripsinya rapi dan detail. Apalagi saat penulis menyinggung masalah tipe siswa dalam menghadapi ujian: penadah, dermawan dan si pelit. 

Yak, itulah 4 cerpen yang mau aku promosikan dalam posting-an kali ini. Nanti kalo aku nemu cerpen-cerpen menarik lainnya (khususnya tentang pendidikan), aku bakal buat posting-an lanjutan. 

Terimakasih sudah membaca 😊😊😊

Jangan lupa untuk like, comment, share dan bookmark ya!

Btw, apa kamu juga suka baca cerpen? Kamu punya rekomendasi cerpen pendidikan yang bagus? Yuk share di kolom komentar.

Iklan