Hai guys!

Diskusi online merupakan salah satu kegiatan inti di grup Obrolin Serius. Diskusi ini biasa diadakan Senin malam pukul 8-10 malam. 

Kali ini diskusi dipandu oleh mas Fadhli pemilik blog nuralfadhli.wordpress.com

Aku belum begitu akrab sama si mas. Soalnya, kami belum ada komen-komenan atau chatting-an gityu. Tapi, dari tulisannya di blog, sepertinya mas Fadhli ini romantis-logis gitu orangnya. 

Dari hasil stalking, blognya mulai diisi tahun 2014 dan didominasi dengan puisi (ini contohnya). 

Duh, mas, kok nggak ada about me-nya sih? Trus kategori tulisannya Uncategorized semua, maafkeun daku mas, hehe.

Oke, itu sekilas tentang mas Fadhli ya.

Pukul 8 malam teng, mas Fadhli membuka sesi diskusi. Seperti diskusi sebelumnya, mas Fadhli melempar pertanyaan ke grup dan kami melahapnya beramai-ramai. 

Nah, dalam posting-an kali ini aku akan menuliskan pertanyaan dari mas Fadhli dan jawabanku secara pribadi, wkwkwk.

Mau baca dong yaa? 

*pasang muka paling melas

#

Mas Fadhli: Apa kabar? Gimana semangat ngeblognya?

Wawa: Alhamdulillah, sehat mas. Ngeblog? Wah, semangat banget mas. Bulan lalu kan Wa sempat hiatus dan bulan Juli ini seperti terlahir kembali. Banyak banget yang mau dituliskan sampe pegal jari-jari ngetiknya. Hutang #Bloggers’Challenges dan #Obrolin. Belum lagi, pemikiran-pemikiran lainnya serta respon dari membaca buku. 

#

Mas Fadhli: Alasan ngeblog? Tujuan pertama kali ngeblog? 

Wawa: Nah, Wawa kan sejak kecil suka nulis diari gitu, kemudian cerpen, opini dsb. Jadi, Wa pertama kali buat blog itu tahun 2012 saat jadi mahasiswa baru di kampus. Blog pertama wawhacuza.blogpspot.co.id niatnya untuk dokumentasiin cerpen, tapi lama-lama jadi virtual diary. Kemudian, Wa pindah lapak ke wawhacuza.tumblr.com yang berisi jurnal harian kegiatan kampus dan organisasi. Lanjut, buat dearlangit.wordpress.com ini. Tujuan awalnya untuk nulis review buku dan materi-materi pelajaran bahasa Inggris. Eh, beralihfungsi untuk nulis opini proyek #Bloggers’Challenges, curhat, cerpen, dan campur aduk. Terakhir, aku buat blog buku di nurwahidahramadhani.wordpress.com untuk gabung jadi anggota Blogger Buku Indonesia.  Fyi, semua blog itu masih hidup lho, cuma kekurangan gizi aja. Hanya dearlangit dan nurwahidahramadhani yang dikasih makan secara teratur.

Upps, perasaan cuma ditanya tujuan awal doang deh, wkwkwk. 

#

Mas Fadhli: Bagaimana perasaan saat blog pertama kali dikomentari? 

Wawa: Kebetulan yang ngomen blogku pertama kali itu Hera, sahabatku sendiri. Dan yaa, setelah sekian banyak buat posting-an akhirnya ada yang ngomen itu.. Rasanyaaa senang dan terkejut. Ihh, dibaca. Ihh, dikomen. Tapi, seketika itu aku khawatir, kira-kira tulisanku yang dibaca itu gimana ya bahasanya. Ada yang salah ketik nggak? Yaa, pokoknya aku baca berulang-ulang posting-anku itu dan posting-an lainnya. Kuedit yang cacat. EYD -nya (yang saat itu kuketahui seputar penulisan yang benar) lebih diperhatikan. Soalnya, aku nggak mau pembacaku meremehkan tulisanku. Hahaha. Perihal editing ini nanti bakal kuceritakan di posting-an lain. 

#
Mas Fadhli: Pengaruh komentar terhadap semangat ngeblog?

Wawa: Ya semangat semangat aja sih. Malah semangatnya nambah apalagi kalo komennya membangun. 

#

Mas Fadhli: Bagaimana pengaruh kunjungan mereka para blogger (like + comment)  terhadap konsistensi menulis sekarang? Apa semakin semangat utk nulis dan posting?

Wawa: Pengaruh bangetsss. Biasanya abis dikomen dan di-like, ide dalam pikiran membludak, haha. Jadi pengen nulis A, B, C, D. Karena, menulis itu menyenangkan dan lebih menyenangkan lagi ketika kita tahu bahwa ada yang membacanya. *tsaaaah

Kalo masalah konsistensi yaa, sebenarnya ini dari dalam diri sendiri sih. Aku pribadi sejak beberapa tahun ini selalu mensugesti diriku untuk menulis, menulis dan menulis. Apapun itu, walaupun kelihatan remeh dan biasa. Karena aku sejatinya pengen mendokumentasikan pengalaman yang kurasakan selama ini. Aku pengen nantinya bisa dibaca lagi, bisa dipahami lagi pemahaman hari ini. 

Aku juga bisa memantau perkembangan pola pikirku dari hari ke hari. Aku lebih menghargai setiap kejadian yang kualami dan mengambil makna positifnya.

Nah, mengenai cara menulis dan apa yang ditulis, aku juga tetap mengevaluasi, kira-kira ada nggak ya manfaat tulisan ini bagi pembaca. Jika ada, aku akan publikasikan. Jika belum, akan kupoles. 

Jadi, walaupun tulisan blogku ini kacang-kacang, pada dasarnya ada sesuatu yang pengen aku sampaikan pada pembaca, biasanya sih lebih ke membuka pikiran atau menghasut pembaca supaya mempertimbangkan ucapanku, hasseeeek. 

Bagi yang intrapersonalnya kuat, biasanya ngerti, wkwkwk. 

#

Mas Fadhli: Setelah disatukan dan kumpul bareng para blogger WP dlm grup Obrolin ini, sering ngobrol, curhat, diskusi bermutu,
 apa semangat buat eksis ngeblog bakal meledak? Atau biasa-biasa saja?

Wawa: Kalo Wawa yaa, yaa makin eksislah. Hampir tiap hari update. Nulis pengalaman belajar di kelas dan diskusi juga. Pacu bangetlah. Ah yaa, semoga skripsi juga sepacu ini, wkwkkwk. 

#

Itu dari, Wa. Gimana dengan peserta yang lain?

Umm, kurang lebih sama walaupun ada juga yang responnya sedikit negatif (misalnya jadi khawatir nulis, malu untuk nulis dsb). 

Tapi, intinya, dari diskusi itu, nggak bisa ditampik bahwa interaksi sesama bloger berupa like, comment and subscribe itu penting banget untuk memacu semangat dalam menulis. 

#

Sekian posting-anku kali ini.

Terimakasih sudah membaca 😊😊😊

Kamu? Apa komentar itu sangat berpengaruh pada semangat blogmu? Yuk share di kolom komentar. 

Iklan