Hai guys!

Udah lama sekali aku nggak nulis untuk #Bloggers’Challenges (BC). Huhuhu. Topik di BC mencapai 52, tapi masih banyak hutang yang belum kubayar. Jadi, kali ini aku akan menyelesaikan tantangan ke-48 yang datang dari Nadya. Kalo kalian pengen baca-baca list tulisanku yang udah selesai di BC, silakan klik di sini (seru-seru lho topiknya).

Lanjut ya!

Ini dia permintaan dari Nadya untuk dituliskan.

Selesai S1, kerja atau kuliah lagi?

Hm… Umurku 22 tahun pada 14 Februari lalu. Niatnya mau wisuda di umur 21, tapi apalah daya, rasa malas dan galau memupuskan niat tersebut. 

Sekarang, aku sedang berusaha memotivasi diri untuk sidang di tahun ini. HARUS! Aamiin yaa Allah. 

Karena keadaanku yang seperti ini, aku sebenarnya berat untuk nuliskan topik ini. Tapi kapan lagi mau diselesaikan, Wa?

Sebelumnya aku udah pernah nulis tentang Harapanku 5 Tahun Ke Depan

Di situ, aku buat 3 kategori rencana. Dari yang muluk-muluk, kepengen banget sampe yang tahu diri. 😁😁😁

Ket: KPBS (Klub Pecinta Buku dan Sastra), EC (English club)

Jadi, kalo ditanya, “Abis kuliah, mau ngapain, Wa?” 

Aku mau ngerasain kerja di berbagai tempat

Aku pengen ke Jawa, kursus di kampung Inggris. 

Aku pengen belajar jadi editor sungguhan. 

Aku mau ngajar di sekolah Cina supaya bisa memahami didikan ala mereka. 

Aku mau ngajar di sekolah islam terpadu (IT) supaya nanti aku bisa membesarkan anakku dengan pendidikan islami. 

Aku mau ngerasain ngajar bahasa Inggris untuk anak-anak kecil supaya aku ngerti pemerolehan bahasa (language acquisition). 

Aku pengen jadi pustakawati supaya belajar ngarsipkan dan mengkategorikan buku dengan baik. 

Aku pengen kerja di toko buku supaya tahu info-info buku terbaru dan diam-diam baca buku pas kerja. 

Wah, banyak maunya ya. 

Trus, kalo ditanya, “Nggak mau langsung nikah?”

Yaa, mau juga. Kalo ada ‘yang ngelamar dan cocok’ samaku. Dia yang selain jadi suami, siap jadi imamku, sahabatku, kekasihku, menantu bagi orang tuaku dan ayah yang baik bagi anak-anakku kelak. 

Trus, kalo ditanya lagi, “Nggak mau lanjut S2, Wa?”

Kalo dulu aku bakal jawab mau lah. Tapi kalo sekarang, aku bakal jawab: Nggak dulu. Aku nggak mau langsung lanjut S2. Selain karena mamak udah bilang, kalo mau S2 bayar sendiri semuanya, aku sendiri nggak mau kuliah kalo cara berpikir dan sikapku masing seperti ini.

S2 itu banyak biaya. Namun, biaya bisa diusahakan. Tapi, niat dan tekad yang dibuktikan dengan kesungguhan? Aku belum punya (belum kuat). 

Aku nggak mau buang-buang uang. 

Aku nggak mau lanjut S2 sebelum benar-benar tergila-gila akan ilmu pengetahuan, hasrat kuat untuk belajar, dan punya rencana realistis dan optimis setelah S2. 

Jika nanti aku sudah benar-benar merasa “butuh” akan gelar S2, dan ada biayanya baru aku akan katakan: Aku mau. 

Tapi, jika nggak ada (kemauan dan biaya), yaa kebahagiaanku nggak berkurang. Aku akan terus berusaha untuk bahagia dan memperbaiki diri. 😊😊😊

#

Yessss! Selesai juga tantangan satu ini.

Terimakasih sudah membaca. 😊😊😊

Kalo kamu maunya ngapain? Apa yang paling ingin kamu capai dan sedang diusahakan? 

Iklan