Hai pembaca tersayang. 😊

Hari ini September berakhir. Aku teringat tantangan yang diberikan komunitas Obrolin di awal bulan.

Sayang sekali jika dilewatkan, ya kan?

Namanya Obrolin’s Monthly Challenge. Bulan lalu, Obrolin minta kami membahas tentang Cinta Lokasi. Kamu bisa baca posting-anku bulan lalu yang berjudul Cinta Lokasi? Ini Definisinya.

Bulan ini, para tetua mengeluarkan topik baru yaitu September Ceria. Tantangan ini terbuka untuk siapa saja, nggak hanya anggota Obrolin.

Sebenarnya, saat aku membaca pengumuman di grup, aku heran. Kenapa sih harus September ceria?

Bagiku semua bulan biasa-biasa aja kecuali bulan Februari dan Ramadhan. 😁

Alasannya sederhana saja. Aku lahir pada 14 Februari 1995. Entah bagaimana, saat itu bertepatan pula pada 14 Ramadhan. Jadi, aku agak-agak antusias tiap bulan itu datang karena biasanya mamak akan merayakan ulang tahunku dua kali setahun. 😎

Lalu, ada apa dengan September? Kenapa hanya September yang sering disandingkan dengan kata ‘ceria’? Kenapa nggak Februari aja?

Pencinta Februari garis keras, wkwkkwk.

Apa karena lagu Vina Panduwinata berjudul September Ceria yang dirilis tahun 1982 itu?

Bagiku, September biasa-biasa saja. Nggak ada yang spesial. Nggak sespesial Februari. Hingga aku menyadari beberapa hal yang ternyata penting di bulan September gara-gara tantangan ini.

1. Bloggers’ Challenges kucetuskan dan resmikan tanggal 10 September 2016. Artinya tahun ini kami merayakan satu tahunnya.

BC merupakan sebuah komunitas yang berawal dari proyek nulis dengan deadline setiap hari minggu.

Ini beberapa dokumentasi kegiatan kopdar ke-9 sekaligus merayakan BC’s 1st anniversary.

Chibi-chibi. Foto rapi mode on.
Suasana rapat membahas aturan baru untuk BC
Kalo udah liat kamera, langsung ambil posisi πŸ˜‚

Dulu, pas awal banget cuma berempat: aku, Arif, Boy, dan Dwita. Lalu Boy ‘maksa’ Nadya untuk ikutan. Aku ngajak Trias, Lusty dan maksa Hera untuk ikutan. Terus kami juga promosi gila-gilaan di IG, blog, dan segala media sosial hingga Amru, Betha, Rian, Fiqri, Isan, Vera, Robby, Rina dan Fetty gabung.

Dari yang awalnya teman satu program studi, pendidikan bahasa Inggris, sekarang bahkan ada anggota yang asli dari tanah Jawa.

Pokoknya BC berkembang bangetlah dan semoga anggotanya bertahan dengan terpaan topik yang selalu berganti tiap minggunya. πŸ˜‚

2. Grup Belajar Menyunting kugagas tanggal 20 September 2017 dan resmi dieksekusi 21 September 2017.

Yah, memang bisa dikatakan kegiatan ini baru berjalan satu minggu. Tapi, aku ngerasa lumayan bangetlah. Walaupun anggotanya nggak rame, tapi tiap hari ada saja pembahasan seputar nulis dan ngedit.

Dalam waktu seminggu kami sudah membahas 5 kasus (dua masih ngegalauin sih soalnya bingung ngeditnya jadi rapi) dan belajar 14 kata baru yaitu kusruk, regas, mangkus, sangkil, menghujani, zaim, ampang, derau, epifora, deragem, berpacu, lazuardi, menggebah, dan azmat.

Diskusi-diskusi kami juga kurangkum dalam posting-an-posting-an pendek di blog menyunting.wordpress.com. Jangan lupa diklik dan ikuti ya, lumayan lho untuk nambah-nambah pengetahuan seputar bahasa Indonesia.

Promosi kenceng banget. 😁

Kegiatan grup ini sendiri masih butuh banyak banget masukan supaya terasa lebih menarik dan menyenangkan. Semoga saja grup ini jadi lebih baik kedepannya. Semoga bisa ngerayain anniversary kayak BC. Wkwkwk.

Itu dia dua kegiatan yang berhasil kubuat di bulan September. Saat menyadari dua fakta ini aku agak terkesima. Sepertinya September membuatku ingin melakukan suatu proyek. πŸ˜†

September bersejarah. πŸ˜‚

Jadi, kalau ada yang nanya Septembermu ceria, Wa?

Jawabnya, “Iyaaa banget.” 😊

Gimana dengan pengalamanmu selama bulan September? Seru?

Terima kasih sudah membaca. 😊

Iklan